Flash Banner

GreenOTO Spesialis AC Mobil

Memuat...

Juli 01, 2016

Perawatan Aki Mobil Di Tinggal Mudik - GreenOTO

Tips Mudah Merawat Aki Mobil

Tips Mudah Merawat Aki Mobil
Baterai atau aki memegang peranan yang sangat penting dalam mobil kita. Aki berperan sebagai sumber listrik yang menyuplai energi ke beberapa komponen kelistrikan seperti lampu, klakson, AC, starter hingga system audio video. Saat aki tidak lagi dapat menyuplai listrik yang cukup, maka akan timbul berbagai masalah pada komponen-komponen tersebut. Untuk itulah, merawat aki atau baterai sangatlah penting untuk dilakukan, terutama pada mobil yang masih menggunakan aki basah.
Meski terlihat sulit, tetapi sebenarnya merawat aki adalah hal yang sangat mudah untuk dilakukan. Dengan perawatan yang benar, maka bukan hanya menjamin berbagai komponen kelistrikan bekerja maksimal tetapi juga akan memperpanjang umur aki itu sendiri yang juga berarti akan mengehemat banyak biaya. Untuk merawat aki mobil, yang perlu kita lakukan hanyalah:
  1. Mengganti aki mobil. Aki mobil, dengan perawatan yang baik, bisa bertahan hingga 4 sampai 5 tahun. Saat jadwal penggantian sudah tiba, maka sebaiknya kita menggantinya dengan yang baru. Untuk mempermudah pemasangan, maka sebaiknya kita menggunakan aki baru yang spesifikasinya sama dengan yang lama.
  2. Mengecek beban penggunaan aki secara berkala. Pengecekan beban aki biasanya dilakukan sebulan sekali. Pengecekan bisa dilakukan di bengkel-bengkel terdekat. Dengan melakukannya, kita bisa mengetahui jika aki sudah tidak mampu lagi menyuplai listrik yang cukup kepada komponen-komponen kelistrikan.
  3. Memastikan ketersediaan dan merawat cadangan listrik pada aki. Langkah yang harus dilakukan cukup mudah yakni dengan mematikan semua komponen kelistrikan terlebih dahulu saat hendak mematikan mesin.
  4. Membersihkan aki secara rutin. Seringkali, terminal pada aki terkena debu atau kotoran. Jika hal itu dibiarkan, maka dampaknya penghantaran arus ke berbagai komponen terganggu. Untuk membersihkannya, kita bsa menggunakan baking soda yang sudah diencerkan dengan air. Sikat bagian terminal dengan sikat kawat atau sikat plastic yang kaku, lalu kencangkan.
  5. Periksa kekencangan kabel. Kabel aki yang tidak terikat dengan baik bisa mengganggu suplai listrik ke berbagai komponen.
  6. Secara berkala, periksa cairan elektrolit. Kita hendaknya memastikan bahwa cairan elektrolit cukup, saat kita menemukan tinggi cairan sudah mendekati batas Low, maka berarti kita harus segera menambahkannya.
  7. Saat kita menemukan level elektrolit sudah turun, maka kita harus menambahkan air distilasi. Namun kita harus berhati-hati karena jika terpercik bisa membahayakan.
  8. Jangan sampai kita mencharge aki terlalu lama, atau biasa disebut over-charging. Menyetrum atau mencharge aki terlalu lama justru akan membuat komponen-komponen di dalamnya rusak.
  9. Panaskan mobil secara rutin meski mobil jarang dipakai karena jika tidak bisa memperpendek usia aki.
  10. Pastikan aki berada di dudukannya dan terikat dengan kencang.
  11. Jika kita hendak meninggalkan mobil dalam jangka waktu yang relative lama, maka sebaiknya kita melepas terminal aki terlebih dahulu. Hal ini untuk menghindari aliran listrik yang terus-menerus padahal tidak terisi ulang. Akibatnya, aki bisa tekor.
Saat kita mengecek atau memperbaiki aki mobil, hendaknya kita tidak merokok. Aki mengandung bahan kimia yang mudah terbakar; saat terkena percikan api dari rokok, maka bisa berakibat terbakar. Jika kita ingin memiliki aki yang bebas perawatan, kita bisa menggunakan aki kering. Aki kering tidak mengharuskan kita untuk mengisi ulang elektrolit karena sudah diset secara otomatis. Namun, aki jenis ini memiliki kelemahan, yakni tidak dapat discharge ulang saat sudah mati.


source : www.balicars.info

Tips Merawat Mobil sebelum Mudik - GreenOTO

1. Cek keseluruhan mesin


periksa mesin mobil sebelum berangkat mudik lebaran
periksa kembali kondisi mesin secara keseluruhan

Cek keseluruhan mesin mobil kamu. Apa ada yang bocor? Apakah terminal beterainya bersih? Apakah drive beltnya terlihat sudah rusak? Jika sabuk atau drive belt terlihat retak dan tergores parah, gantilah sebelum kamu memulai perjalanan. Cek kembali semua cairan mobil.
Kecelakaan di jalan raya bukan saja terjadi karena masalah yang besar, seperti melanggar lalu lintas. Hal yang kecil, seperti tidak rutinnya diservis juga bisa menjadi penyebab kecelakaan. Kamu juga perlu menyiapkan asuransi mobil sebagai perlindungan apabila terjadi sesuatu yang tidak diinginkan.

2. Air Radiator


cek radiator mobil sebelum berangkat mudik
periksa air radiator, jangan sampai kurang

Saat kamu hendak menguras, mengisi kembali, atau menambahkan air radiator, ada beberapa langkah yang perlu kamu perhatikan. Pertama, buka baut pembuangan radiator yang berada di bawah radiator. Tunggulah sampai semua air yang ada di radiator dan mesin terbuang. Kedua, tutup kembali baut pembuangan radiator dan buka baut buang angin. Kemudian, isilah air radiator dengan cairan pendingin radiator (radiator coolant) sampai keluar melalui baut buang angin. Ketiga, Tutup baut buang angin dan biarkan tutup radiator terbuka. Dengan posisi AC yang mati, cobalah hidupkan mesin sampai temperaturnya mencapai suhu ideal, yaitu ketika jarum temperatur menunjuk setengah dan kipas radiator berputar. Keempat, jika volumenya berkurang, tambahkan air hingga batas maksimal, lalu tutup kembali radiatornya. Kelima, ceklah tangki cadangan. Kalau ternyata kotor, kuraslah dan isi kembali dengan cairan radiator coolant yang baru, sampai batas maksimum. Kencangkan tutup radiator dan tutup reservoir. Terakhir, pada saat pertama kali mengendarai mobil setelah pengurasan air radiator, cek kembali volume air radiator di tangki cadangan, tambahkan jika kurang.
Untuk menambahkan air radiator, sebaiknya jangan menggunakan air biasa karena akan mempermudah terjadi karat di saluran air. Kecuali kalau kamu berada dalam kondisi darurat, kami bisa mengisi air radiator dengan air biasa. Setelah kondisinya normal, kuraslah airnya dan isi kembali dengan radiator coolant.

3. Oli mesin


cek oli kendaraan sebelum berangkat mudik
cek selalu oli kendaraan, ganti oli pada waktunya

Kamu dapat melakukan pengecekan pada kondisi mesin hidup atau mesin dingin. Parkirlah mobil pada permukaan yang datar, agar kamu dapat mencari dipstick yang biasanya berada di bagian atas mesin. Kamu dapat mencabut dipstick dari lubangnya, kemudian kamu dapat membersihkan ujungnya memakai tisu atau kain lap. Celupkan lagi ke dalam mesin, lalu cabut kembali. Dipsticknya jangan dibalik agar dapat diketahui oli berada di level mana. Sebenarnya, yang bagus adalah antara bagian F dan E. Jangan lebih dari F, karena nanti dapat menganggu kinerja mesin. Jika di bawah E, jangan langsung ditambah. Kamu dapat memeriksanya lebih dahulu, apakah ada yang bocor atau ada gangguan di sistem pembakaran. Dan jika ditambah, apakah kurang dari 1 liter. Saat melihat oli di dipstick, lihat juga bagian warnanya. Jika berwarna gelap, maka oli itu sangat kotor. Dan kamu dapat mencocokkan dengan jadwal penggantian oli. Jika jadwal penggantian oli masih cukup lama tetapi oli sudah sangat kotor, Itu berarti ada masalah juga. Warna dipstick dibuat terang supaya warna oli juga bisa kelihatan. Yang paling penting untuk diingat adalah adanya catatan yang gampang dilihat dan kapan oli itu harus diganti dengan memakai hitungan kilometer atau waktu.

4. Rem mobil


periksa rem mobil agar tidak blong sebelum berangkat mudik
cek kondisi rem kendaraan, ini sangat penting

Beberapa kendaraan pada kelas tertentu memiliki sistem Antilock Brake System atau ABS yang dapat memberitahu kondisi roda jika dia tidak berfungsi dengan baik, melalui sensor dan ditunjukan pada indikator yang menyala. Namun untuk kendaraan yang tidak memiliki sistem ABS, ada beberapa gejala yang menunjukkan bahwa fungsi rem sudah membutuhkan perawatan, yaitu:
  • Kalau pedal rem diinjak, muncul getaran atau bunyi yang menunjukkan permukaan disk brake sudah tidak rata.
  • Adanya bau hangus yang menunjukkan terjadinya kebocoran pada kaliper.
Perawatan komponen rem mobil tentu tidak dapat kamu lakukan sendiri, mengingat ini membutuhkan ketelitian dan ketepatan dalam mendiagnosis kondisi rem secara keseluruhan. Jalan terbaik adalah kamu membawa kendaraan kamu ke bengkel untuk dilakukan pemeriksaan rem. Tapi ada beberapa hal yang dapat kamu cek sendiri, yaitu:
  • Servis Rem: Komponen rem pada bagian kampas rem dan cakram rem atau tromol rem akan dibersihkan dari kotoran yang disebabkan oleh gesekan antara kampas rem dan cakram.
  • Kondisi Sepatu Rem: Bagian ini sangat rentan terhadap karat karena terkena air. Periksalah bagian dudukan rem untuk memastikan sepatu rem dapat menekan kampas rem dengan baik, sehingga menghindari terjadinya gesekan yang kerap menimbulkan bunyi pada saat rem digunakan.
  • Minyak Rem: Penggantian minyak rem dilakukan setiap jarak 20 ribu kilometer. Penggantian ini wajib dilakukan secara rutin dan berkala agar kondisi rem tetap terjaga.

5. Lampu dan peralatan luar lainnya

cek kondisi alat alat yang ada pada kendaraan sebelum berangkat mudik
periksa kondisi perlengkapan kendaraan
Cek klakson, wiper dan lampu pada mobil kamu. Sepasang cadangan lampu (satu untuk lampu bagian depan, satu lagi untuk lampu bagian belakang) bisa berguna. Pastikan pemanas dan AC mobil kamu berfungsi dengan baik. Jika sudah lama tidak mengganti pollen filter mobil, segeralah menggantinya dengan yang baru. Jangan biarkan pollen filter kamu kotor, pollen filter berguna untuk mebatasi AC dan pemanas. Jika spion mobil kamu mengalami masalah, buka dan pasanglah kembali sebelum perjalanan.

6. Ban dan Pelek Mobil

cek kondisi ban sebelum kendaraan digunakan untuk mudik
periksa kondisi ban dan pelk kendaraan
Kamu bisa langsung melihat kondisi permukaan ban yang sudah mulai gundul. Atau bisa juga menggunakan batas toleransi yang tersedia di dinding ban. Bentuknya seperti segitiga dan disebut TWI (tyre wear indicator). TWI adalah batas toleransi yang sudah ditetapkan oleh sang produsen ban. Meski terkadang diremehkan, tekanan angin juga berguna untuk kestabilan mobil saat dikendarai. Jika terlalu keras, cengkraman mobil berkurang. Sementara kalau kurang angin, konsumsi bahan bakar bisa boros. Umumnya, tekanan angin ban ada di kisaran 30-32 psi, atau bisa cek langsung berdasarkan stKamur dari mobil masing-masing. Biasanya terdapat ukuran tekanan angin berbentuk stiker yang tertempel di pintu mobil. Terakhir adalah kondisi pelek. Pastikan tidak ada yang peang di bagian bibir pelek. Goyangan saat pelek bengkok berputar bisa membuat kendali mobil berubah menjadi liar. Terlebih saat dijalankan dengan kecepatan tinggi.


7. Roda Mobil

periksa komponen roda mobil sebelum berangkat mudik
cek kondisi roda kendaraan
Roda mobil merupakan bagian penting yang harus kamu cek rutin. Tanpa disadari, bisa saja roda mobil kamu mengalami kerusakan kecil yang jika dibiarkan akan menjadi besar. Yang dapat kamu cek dari roda mobil adalah spooring dan balancing, tie rod, long tie rod, ball joint, laher roda, dan shockbreaker. Setelan sudut keselarasan roda dengan permukaan jalan, atau kerap disebut spooring, bisa saja berubah. Kondisi ini akibat benturan permukaan jalan atau keausan ban. Setelan roda ini memakai baut, jadi mudah bergeser. Kamu dapat mengeceknya dengan cara yang mudah, yaitu saat mobil berjalan di jalan yang lurus, tempatkan posisi setir lurus dan jalankan mobil dengan kecepatan sedang. Amati arah laju mobil, kalau arahnya tidak lurus, sebaiknya diperiksa ulang. Jika ada kerusakan pada ban, pelek, tie rodball join atau lengan ayun, hasilnya tidak akan maksimal. Untuk pengecekan tie rod, caranya, dongkrak kedua atau salah satu roda depan di jalan rata. Gerakkanlah roda dengan cara memegang kedua sisi ban memakai tangan. Laluguncang-guncang dengan kuat ke depan dan ke belakang dan amati gejala yang muncul. Jika tie rod atau long tie rod sudah rusak, roda akan menjadi oblak. Bahkan kalau sudah parah, akan menimbulkan bunyi yang kuat. Kemudian pindahkan posisi pegangan tangan di sisi atas dan bawah ban lalu goyangkan lagi ke depan dan belakang. Jika roda menjadi oblak, kemungkinan besar ball joint harus diganti baru.


==========================================================

Liputan6.com, Jakarta - Mendekati musim mudik lebaran, kendaraan yang akan dipakai sebaiknya di servis agar kondisinya prima. Dengan begitu perjalanan mudik akan terasa aman dan nyaman.

Adapun pengecekan yang dilakukan mulai dari sektor depot tenaga hingga kaki-kaki. Untuk mendapatkan hasil terbaik, pengecekan bisa Anda lakukan di bengkel resmi atau bengkel umum yang dipercaya.

Langkah pertama yang bisa dilakukan adalah melakukan penggantian pelumas mesin. Jarak tempuh yang jauh dan kondisi jalan yang relatif macet menuntut pelumas dengan kondisi terbaik untuk menjaga performa mesin.

Untuk menjaga temperatur jantung mekanis, periksa kondisi radiator. Pastikan cairan pendingin berada pada ketinggian yang direkomendasikan.

Ketika melakukan service berkala, pemeriksaan sektor pengereman tidak boleh terlewat. Apakah kondisi kampas rem masih tebal atau sudah tipis, piringan cakram yang tidak berubah bentuk sampai dengan memastikan respon pengereman yang baik plus menginspeksi kondisi warna minyak rem.

Kemudian pengecekan kolong mobil termasuk pengencangan baut-baut termasuk sistem suspensi. Agar perjalanan semakin nyaman, jangan lupa lakukan spooring & balancing. 

Keduanya merupakan kombinasi yang bermanfaat dalam menyajikan pengendalian yang baik, namun memiliki perbedaan orientasi, dimana yang satunya bermain di sudut chamber dan caster dan satu lagi di ban nya itu sendiri.

source : 
http://7twist.com/
www.liputan6.com

April 17, 2016

Bengkel AC Mobil - GreenOTO

GreenOTO
" Specialist Ac Mobil "

WorkShop - Jakarta Timur ( Klender )
Rukan Duren Sawit Center
Jl.Dermaga Raya No:8 b
Jakarta Timur
( samping Pasar Otomotif Klender )


Another Contact
Service Ac Mobil - GreenOTO
Bengkel Ac Mobil - GreenOTO
Ym: Hendra_twin@yahoo.com
Fb : www.facebook.com/GreenOTO
www.GreenOTO.Net

www.GreenOTO.co.id
email : hendra.greenway@gmail.com
Hp: 081947336929 / 0811-512-999
Work Shop : 021-86611342
hp murah meriah : 021-92405888
Whatsapp : 0811-512-999



April 16, 2016

Tips Pemakaian AC Mobil Yang Benar

Hal ini mungkin sangat sederhana bagi sebagian orang yang sudah paham tentang fungsi tombol-tombol pada panel ac mobil dan mungkin melihat judul diatas anda menyepelekan dan menganggap biasa saja, namun bila kita tidak melakukan prosedur pemakaian atau penggunaan ac mobil dengan benar, tentu akan memperpendek usia komponen spare part ac mobil. Berikut tipsnya yang sekiranya dapat bermanfaat:

  • Gunakan sesuai waktu pemakaian, maksudnya adalah apabila anda melakukan perjalanan jauh dan berkendara berjam-jam lamanya. maka sebaiknya atur suhu tempratur ac mobil anda pada posisi separuh (jangan pada posisi maksimal) hal ini dimaksudkan agar kompresor ac mobil tidak terus berkerja dan dapat rehat sejenak, karena kompresor yang terus berkerja akan membuat suhu cepat dingin dan terjadi beku pada evaporator sehingga menghasilkan dingin yang tidak maksimal, dan juga akan meperpendek usia kompresor itu sendiri.
  • Contoh gambar pada panel digital (pengaturan pada posisi separuh):
  • Sebaliknya bila anda hanya berkendara sebentar atau tidak lebih dari tiga puluh menit maka tidak masalah jika tempratur pada posisi maksimal, penyetelan tempratur pada posisi maksimal adalah agar compressor cepat menghantarkan dingin pada kabin, terlebih jika mobil anda terparkir lama pada terik matahari maka pastinya kabin mobil anda akan ikut panas dan tentu ac mobil akan bekerja lebih lama memerlukan proses untuk memberikan dingin pada ruang kabin mobil.
  • Contoh gambar pengaturan posisi max pada panel digital:
  • Paham pengaturan fungsi tombol pada panel ac mobil, pengaturan yang baik akan menghasilkan dingin yang maksimal. gunakan angin dalam agar sirkulasi pendinginan menjadi cepat dan sebaiknya pengaturan speed blower ac (kecepatan putaran kipas ac mobil) pada posisi satu atau dua saja (istilah saya angin sepoi-sepoi), karena angin kecil akan lebih sejuk ketimbang anda menggunakan agin kencang. sebagai ilustrasi: coba anda tiup perlahan telapak tangan anda dan kemudian tiup kencang telapak tangan anda, lebih terasa sejuk ditiup perlahan bukan.
  • Contoh gambar pengaturan low speed dan angin dalam pada panel digital: 
  • Mengerti fungsi Thermostat (termostat), pengertian termostat adalah alat untuk pengatur suhu tempratur yang apabila dingin sudah pada titik yang kita atur dan kemudian termostat akan mengcutting (menghentikan sementara) kerja kompresor ac mobil. fungsi termostat sangat penting untuk mengatur kerja kompresor, jika thermostat ini gagal berfungsi maka akan terjadi beku dan kompresor akan cepat rusak.
  • Contoh gambar tombol termostat pada panel digital:
  • Matikan ac mobil terlebih dahulu ketika anda akan mematikan mesin mobil, begitu pula saat anda akan menyalakan mesin mobil baru kemudian ac dihidupkan. pemakaian yang keliru dapat berakibat beban tegangan listrik mobil menjadi tinggi dan tidak stabil dan akan berdampak secara perlahan. kasus ini memang tidak langsung terjadi, tetapi bila sering dilakukan prosedur yang salah maka aki mudah tekor dan bisa berakibat pada sistem kelistrikan lainnya.
  • Sering menggunakan ac mobil meskipun mobil jarang digunakan, setidaknya nyalakan setiap hari selama lima menit agar gas pendingin freon tidak mengendap dan terjadi sirkulasi. Banyak orang salah kaprah yang mengira bawah bila jarang menggunakan ac mobil malah akan lebih awet. Sebenarnya salah besar, karena ac yang jarang digunakan akan membuat gas freon mengendap dan memuai yang berakibat ac mudah bocor serta keropos.
Pemahaman akan ac mobil mungkin sangat sederhana bagi anda dan tidak mau repot untuk mengetahuinya, bila ada kerusakan atau masalah kecil tinggal bawa ke bengkel ac mobil saja beres. tetapi perlu dingat kerusakan yang terjadi tidak hanya dari kualitas spare part komponen ac mobil melainkan yang sering terjadi karena salah prosedur pemakaian yang secara perlahan malah memperpendek usia komponen ac mobil anda.
Demikian sedikit tips yang dapat saya sampaikan mengenai tips prosedur pemakaian ac mobil yang benar, kiranya dapat bermanfaat bagi sobat Corner. Silahkan baca juga artikel terkait lainnya cara mudah mendeteksi ac mobil tidak dingin




Source : http://dhanzcorner.blogspot.com

April 15, 2016

Tips Merawat AC Mobil - GreenOTO

Tips Merawat AC Mobil - Jika didalam mobil anda ada AC atau Air Conditioner mungkin rasanya akan lebih nyaman bagi anda karena sangat sejuk dan terhindar dari rasa panas. Jika AC yang ada didalam mobil mengalami kerusakan akan menjadi hal yang sangat menyedihkan karena akan terasa menyiksa didalam mobil, belum lagi jika macet sedang terjadi dan harus menunggu dalam mobil yang tak ber-AC, mungkin akan terasa sangat menyiksa.

Namun, AC adalah salah satu bagian dalam mobil yang mudah untuk rusak jika memang tidak pandai untuk merawatnya dengan baik dan benar. Jika memang AC mobil anda sering rusak mungkin itu disebabkna oleh adanya perawatan yagn salah, padahal AC adalah salah satu hal yang sangat penting sekali untuk dirawat. Usahakan AC yang ada didalam mobil anda hasilnya optimal agar terasa lebih sejuk.

Ada beberapa tips merawat AC mobil agar tetap bekerja optimal dan tidak mudah rusak. Yang pertama, perhatikan kebersihan interior mobil anda, pastikan bahwa mobil anda bebas dari debu yang terlalu banyak. Bersihkan bagian karpet, jok, bahkan bagian plafon mobil sehingga tidak ada debu yang menggunung.

Kemudian yang kedua, jangan pernah merokok didalam mobil ketika AC sedang menyala, asap rokok akan membauat AC mobil bekerja tidak optimal dan asap rokok juga debu akan menyebabkan kerusakan pada filter AC. Yang ketiga, sebaiknya jangan menggunakan parfum kendaraan karean bahan kimia bisa mengurangi kemaksimalan kerja AC, namun jika anda masih saja ingin menggunakan parfum mobil agar mobil anda tidak ada bau yang tidak sedap, anda bisa mencoba untuk menggunakan parfum mobil yang memiliki izin predaran dengan produk yang jelas.

Selanjutnya yang keempat, servis AC secara rutin untuk kesehatan AC dalam mobil anda, minimal lakukan delapan bulan atau setahun sekali, jangan sampai AC baru rusak kemudian diperbaiki. Dan yang terakhir, gantilah saringan – saringan pada AC mobil minimal 2 – 3 tahun.




Sekian informasi yang kami berikan mengenai tips merawat AC mobil, semoga menjadi bacaan yang bermanfaat untuk anda dalam hal merawat AC mobil anda.

Source : http://oto-7.blogspot.com/

Dapatkan Bonus Special Untuk Kaskuser :) :ilovekaskus :iloveindonesia

GreenOTO
" Specialis Ac Mobil "

WorkShop - Jakarta Timur ( Klender )
Rukan Duren Sawit Center
Jl.Dermaga Raya No:8 b
Jakarta Timur
( samping Pasar Otomotif Klender )


Another Contact
Service Ac Mobil - GreenOTO
Bengkel Ac Mobil - GreenOTO
Ym: Hendra_twin@yahoo.com
Fb : www.facebook.com/GreenOTO
www.GreenOTO.Net
Pin BB :xxx
www.GreenOTO.co.id
email : hendra.greenway@gmail.com
Hp/WA/Line: 081947336929
Work Shop : 021-86611342
hp murah meriah : 021-92405888







Click to feed me!