Flash Banner

GreenOTO Spesialis AC Mobil

Mei 26, 2015

Fungsi Presure Switch Pada AC Mobil

AC Mobil anda tidak dingin atau mati tiba-tiba, mungkin diakibatkan oleh adanya kebocoran pada komponen spare part atau tempratur suhu mesin yang terlalu tinggi, tetapi tahukah kalian sobat corner penyebab ac mobil anda tidak berfungsi atau mati seketika, sebenarnya telah dilindungin dengan alat yang bernama Press Switch (Pressure Switch). Pada kesempatan kali ini saya akan menyampaikan tentang pengaman yang ada pada komponen ac mobil anda yaitu Press Switch, bagaimana cara kerja alat ini berfungsi, dan apa saja manfaat bila anda menggunakan alat ini. Berikut beberapa penjelasan dari saya:
Pressure Switch atau biasa disebut Press Switch adalah suatu alat saklar tekanan yang berfungsi sebagai pengaman pada ac mobil, didalam komponen press switch terdapat sensor liquid, yang secara otomatis berkerja berdasarkan tekanan yang ada pada sirkulasi gas freon dan juga tempratur suhu mesin. pada press switch juga terdapat konektor kabel yang terhubung pada kompresor ac mobil.
Contoh gambar press switch model ND khusus Freon R134:
Cara kerja alat ini ialah mengatur kinerja tekanan gas freon saat ac mobil difungsikan (dihidupkan) dan sebagai pengaman saat terjadi kebocoran ataupun tekanan tempratur suhu mesin yang tinggi, agar tidak terjadi kerusakan pada komponen ac mobil. Jadi sobat corner, apabila terjadi kebocoran gas freon maka sensor liquid yang ada pada press switch akan menutup dan akan menghentikan atau mematikan kerja kompressor ac mobil, begitu pula apabila tekanan suhu mesin yang tinggi (over).
Penggunaan komponen press switch umumnya telah dipasangkan pada pabrikan merk tipe mobil yang telah berkerja sama dengan perusahaan pembuat spare part ac mobil (ac mobil bawaan pabrikan), namun bagi mobil yang belum ada ac mobil nya atau ac mobil yang dipasang sebagai unit tambahan (ac mobil universal) dapat dimodifikasikan untuk pemasangan press switch.
Manfaat dengan adanya press switch sangat besar, seperti yang telah saya jelaskan diatas press switch adalah sebagai saklar tekanan dan sistem pengaman. Bayangkan saja bila ac mobil anda tidak disertai dengan press switch, maka apabila terjadi kebocoran pada ac mobil anda, kompresor akan terus berkerja memompa gas pendingin freon, padahal gas freon dan oli kompresor (sebagai pelumas) telah ikut habis terbuang oleh bocor yang terjadi, sehingga kompresor yang terus-menerus memompa dalam keadaan kosong (tidak adanya gas freon dan oli kompresor) akan berakibat kompresor jebol atau rusak dan pastinya biaya yang akan anda keluarkan jauh lebih besar.

Press switch juga bermanfaat bila tekanan suhu mesin mobil atau tekanan gas freon terlalu tinggi, maka press switch akan menghentikan gerak kompresor dan membuang sebagian gas freon yang terlalu tinggi (pada sebagian jenis kompresor terdapat komponen katup pengaman yang bertugas membuang gas freon secara otomatis bila tekanan terlalu besar).

Sebagai catatan tambahan adalah apabila mobil anda sobat corner, mengalami kerusakan berupa kebocoran sebaiknya mengganti juga filter driyer dengan yang baru, agar memastikan kotoran yang masuk karena adanya lubang kebocoran telah bersih sempurna, karena bila ada kotoran yang masih menempel akan membuat ac mobil anda nantinya mengalami kebuntuan. Untuk dapat lebih memahami cara perawatan ac mobil dapat kalian sobat corner, baca pada artikel sebelumnya yang telah saya tuliskan dan semoga apa yang saya sampaikan dapat bermanfaat bagi kalian sobat corner tercinta.
 
 
Source : http://dhanzcorner.blogspot.com

Berbagai Macam Jenis Kipas Radiator Mesin Mobil dan Fungsinya Pada AC Mobil

Pada perinsipnya kipas radiator mesin berfungsi sebagai pendingin dalam mesin mobil dan menjaga suhu mesin agar tetap pada kondisi baik. hal ini sangat berkaitan erat dengan kinerja pada ac mobil yang mana ac mobil dapat berfungsi dengan baik apabila kondisi suhu mesin tidak panas atau stabil. Berikut empat macam kipas radiator mesin dan fungsinya:
1. Fan Konvensional (Kipas Biasa)
  • Adalah kipas yang mengandalkan putaran mesin sebagai penggerak kipas. pada kipas terdapat pully yang menempel dengan v-belt mesin sehingga bila mesin dihidupkan kipas akan berputar mengikuti kecepatan putaran mesin (rpm). Jenis kipas ini biasanya digunakan pada mesin-mesin dengan berkapasitas mesin cc (centimeter cubic) kecil, yaitu mobil niaga dengan harga murah (mobil kurang dari 1300cc). 
  • Kelemahan pada kipas ini adalah suara yang ditimbulkan umumnya kasar dan berisik dan juga kecepatan putaran kipas sangat tidak stabil karena mengikuti putaran mesin alhasil suhu mesin lebih panas ketimbang dari mobil lain yang tidak menggunakan kipas jenis ini serta menambah beban mesin.
  • Contoh gambar:
2. Motor Fan (Kipas Elektrik)
  • Adalah kipas yang menggunakan motor sebagai penggerak putaran kipas. Pada kipas ini sudah jauh lebih baik karena lebih efisien dan tidak menggangu beban mesin, akan tetapi putaran kipas tetap dan tidak mengikuti perubahan suhu mesin. Umumnya digunakan pada mesin dengan kapasitas mesin sedang (1300cc sampai 1600cc).
  • Contoh gambar:
3. Temprature Controler Fluid Coupling Fan 
  • Adalah kipas yang mengunakan motor sebagai pengerak dan terdapat relay pengotrol suhu pada motor fan yang mana bila suhu mesin panas maka kecepatan putaran kipas akan lebih kencang mengikuti perubahan suhu mesin. suara yang ditimbulkan dari kipas ini halus dan tidak berisik. Umumnya kipas jenis ini digunakan pada mobil mewah dan mesin dengan kapasitas mesin cc besar (2000cc keatas).
  • Contoh gambar: 
4. Viscous Fan (Kipas Berkopling)
  • Adalah kipas dengan sistem kerja independen yang mana terdapat fluida/oli silokon pada komponen kipas yaitu yang berfungsi sebagai pengikat dan bereaksi cepat bila ada perubahan suhu pada mesin. Umumnya jenis kipas ini digunakan pada mesin dengan kapasitas mesin (1600cc sampai 2000cc).
  • Contoh gambar:
Dari empat macam jenis kipas tersebut masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan maka dari itu pemilik mobil juga harus sering mengotrol tempratur suhu mesin dan rajin melakukan pemeriksaan berkala baik itu air radiator dan komponen lainnya.

Perlu perhatian khusus pada lekuk alur daun kipas, karena pemasangan yang terbalik dapat mengakibatkan tiupan angin yang semestinya meniup ke arah mesin, agar suhu mesin mobil menjadi dingin malah sebaliknya, suhu mesin mobil menjadi super panas dan dapat berakibat fatal hingga mesin jebol. Arah daun kipas alur yang benar adalah ke arah putaran mesin (meniup ke mesin). jadi apabila mesin mobil dihidupkan dan mobil dalam keadaan bergerak, maka angin yang tertiup pada bagian depan mobil melalui celah radiator mesin, bertiup searah kipas radiator yang semuanya bertiup pada mesin mobil sehingga mobil lebih cepat dingin.

Demikian sobat Corner hal yang dapat saya sampaikan mengenai macam-macam kipas radiator mesin mobil berserta fungsi-fungsinya, pada lain kesempatan akan saya kupas dan bahas lebih dalam lagi mengenai masing-masing kipas radiator, agar sobat sekalian dapat mengetahui secara lebih rinci mengenai cara perawatan dan kegunaannya lebih lanjut, harapan saya semoga artikel ini dapat bermanfaat dan selalu setia membaca artikel saya lainnya yah.. Salam Corner dan Terima Kasih.
 
 
 
Source : http://dhanzcorner.blogspot.com 

Mei 18, 2015

Cara menganti filter AC Mobil Pada Toyota Innova - GreenOTO

Many recent Toyota cars have an air filter for the air that comes into the cabin. It reduces dust and debris entering through the ventilation. It should be changed about every 10,000 miles (16,000 km) or according to the manual. This is a simple part to replace yourself, so there is no need to hire somebody. (Click any photo to enlarge it.)

Steps

  1. The new filter.
    1
    Obtain the replacement filter. You can buy one at your nearest dealership or you can shop around at an auto parts store or online.
    Ad
  2. Remove this screw (viewed from the passenger's door).
    2
    Open the glove compartment all the way and remove the screw on the lower right side. Pull the loop from the arm over and off the cylinder where the screw was. Don't lose the screw.
    • On a Highlander, you may be able to remove the loop without removing the screw, which is below and behind the glove compartment; leave the glove compartment closed while removing the loop, then open it.
      Highlander Glovebox Screw
  3. Squeeze inwards to move these tabs to the front of the dash.
    3
    Squeeze the sides of the glove compartment together and pull to move the tabs past the edges, to the front of the dash. Then lift the entire glove compartment off its hinges.
    • Note that when it is too hard to push, instead of pushing both sides, you might want to try to push against the back of the glove box, while pulling on the front. This works, when squeezing the sides does not.
  4. There are tabs on both sides. Just one is shown.
    4
    Remove the plastic cover by squeezing the tabs together. There are tabs on both sides, but the photo just shows one.
  5. Slide the old filter out like a drawer.
    5
    Slide out the old filter by pulling it towards you. Keep it facing up so that you don't spill the debris.
  6. Slide the new filter in, in the direction shown.
    6
    Insert the new filter. The arrow that says UP should be pointing up, facing you, as shown in the photo.
  7. Replace the cover.
    7
    Snap the cover back into place.
  8. Make sure the glove compartment rests on its hinges.
    8
    Place the glove compartment container back on its hinges and push it in so the tabs snap back behind the dash. You may have to squeeze the sides again, as you did when you took the glove compartment out.
  9. Reattach the arm.
    9
    Replace the loop and the screw on the lower right.
    Source : WWW.Wikihow.com 

Click to feed me!